BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »
Showing posts with label buNyi... Show all posts
Showing posts with label buNyi... Show all posts

Friday, July 9, 2010

~daeRah ini


Mereka kata kau akan sayu di daerah itu
Jawab aku selalu bersama Tuhanku
Kupasrah padaNya sehening tiupan salju
KernaNya aku rasa jitu dan mampu melebihi manusia beribu

Daerah ini daerah tenang sekalipun ada yang kata usang
Daerah ini daerah damai sekalipun sukar untuk sampai
Daerah ini daerah merdeka sekalipun ada yang memeranginya
Biarkan saja aku di daerah ini..

Kata mereka daerah mu itu jauh
Jawab ku pada Tuhan aku bersauh kukuh
Yang jauh itu jiwa yang mungkir
Padaku daerah ini amat hampir

Kata mereka daerah kau itu sepi
Jawabku aku tak pernah sunyi dengan alunan murni
Yang sepi itu jiwa yang inginkan pujian
Padaku cukuplah dengan irama keredhaan Tuhan

Daerahku ini daerah berpendirian
Berpaksikan firman Tuhan
Bukan hukum insan bukan gema sorakan bukan riuh tepukan

Daerah ini tak pernah peduli
Apa kata abdi atau pembesar negeri
Daerah ini berpasakkan Nabi
Bagindalah mimpi Bagindalah realiti..

Biarkan saja aku di daerah ini
Sekalipun ada yang tak gemari
Biarkan saja aku di daerah ini
Sendiri membawa diri & sanubari

Biarkan saja aku di daerah ini
Sekalipun ada yang tak gemari
Biarkan saja aku di daerah ini
Kerna aku mengerti ia amat suci & abadi

Di daerah ini, biarlah aku.

artis:algebra

Wednesday, June 2, 2010

~keBahagiaan daLam Perpisahan_shahir~

Tak perlu ucapkan sepatah kata
Kerana lantang terbaca dari muka
Kau dan aku sudah tiada keserasian di jiwa
Mungkin magisnya sudah hilang

Tak perlulah kita mencuba lagi
Betulkan kesilapan perhubungan ini
Bila setiap perbincangan menjadi perbalahan
Manakah agaknya cinta kasih?

Embun pun takkan mampu menyubur sekuntum
Bunga yang layu pada musim luruh
Yang dulunya mekar disinar suria
Bila sudah kering pasti akan gugur

Seperti cinta kita yang jelas ternyata
Semakin lama semakin rekah
Menimbulkan tanya apa mungkin kita
Temu kebahagiaan dalam perpisahan

Tiap titis airmata kau tangiskan
Ku dah cukup menampung selautan
Begitu lama ku pendam tapi hanya berdiam
Kerana cuba menafi realiti